Kategori: Berita

  • IoT Untuk Hidup Lebih Baik

    Halo saya Faisal, di tahun 2024 saya sangat senang dapat memenangkan lomba dengan anggota tim dari berbagai negara seperti Pakistan, Malaysia, dan Filipina.

    Saya mendapat wawancara juga dari media Indonesia seusai kunjungan pembelajaran di Singapura

    https://mediaindonesia.com/humaniora/761941/climate-hack-aksi-kolaboratif-anak-muda-asia-hadapi-krisis-iklim#goog_rewarded

    Ide yang kami berikan adalah IoT yang dibekali beberapa sensor seperti sensor Gas Metana, sensor Infrared, sensor Suhu, sensor deteksi logam yang dihubungkan dengan perangkat PLC atau kontroler yang bisa terhubung dengan lokal server bisa merekam banyak data dan sebagai bahan pertimbangan untuk kesehatan, keselamatan kerja, dan kinerja di sekitar pabrik pengolahan sampah, tempat pembuangan sampah akhir, tempat pembuangan sampah sementara di lingkungan warga.

    IoT yang kami riset cukup terjangkau harganya dan masih dalam tahap riset untuk produksi.

    IoT akan menjadi alat yang sangat berguna di masa depan, bukan hanya di pabrik saja tapi nanti bisa diaplikasikan di setiap sektor untuk analisa yang lebih baik.

    Salah satu kasus yang bisa diselesaikan dengan IoT adalah memasang sensor kualitas udara dan angin di beberapa wilayah, nantinya akan diketahui asal kualitas udara yang buruk dan cara mitigasinya. Di negara maju air purifier skala besar dapat dibangun di tengah kota atau di lingkungan dengan kualitas udara yang buruk.

    Kasus lainnya yang tidak kalah menarik adalah IoT untuk bertani, mengapa penting? Kunci bertani yang baik adalah kadar tanah PH yang seimbang sekitar 6-7Ph untuk memantau kualitas Ph tanah bisa dipasangkan sensor Ph di lahan pertanian yang akan mengirimkan data realtime Ph untuk menjaga kualitas tanah tetap baik. Untuk mengusir hama dapat menggunakan sensor IoT kamera dan trigger untuk menyalakan suara atau lampu flash untuk mengusir hama.

    Semoga tulisan ini menginspirasi kita semua mengenai IoT dan pengaplikasiannya di masa depan. Terima kasih.

  • Era Vibe Coding

    Saat ini AI sudah sangat canggih, sudah dapat membantu programmer dalam membuat aplikasi dengan prompting. Koding yang dihasilkan oleh AI juga cepat terkoneksi dengan API dan database. Walaupun AI sudah dapat membuat koding dengan cepat, detail dari aplikasi yang dibuat juga harus diperhatikan oleh programmer contoh seperti keamanan API, koneksi database, dan flow aplikasinya itu sendiri. Setelah saya mencoba menggunakan v0.dev saya pikir masih ada harapan untuk para programmer untuk tetap bertahan beberapa tahun kedepan karena programmer tetap dibutuhkan untuk:
    – memerikas ulang koding ✔️
    – memastikan tidak ada bug ✔️
    – memastikan tidak ada celah keamanan ✔️
    – memberikan prompting / vibe coding itu sendiri ✔️

    Kesimpulan yang saya dapat sekarang adalah era vibe coding mempercepat pembuatan MVP / minimum viable product, selanjutnya harus dilakukan fine tuning untuk kodingannya oleh programmer itu sendiri.

  • Opini Untuk Indonesia Emas

    Di era digital ini saya melihat bahwa masyarakat lebih maju dibandingkan beberapa tahun kebelakang. Faktor utama yang membuat masyarakat lebih maju adalah mengikuti teknologi yang ada dan memanfaatkan semua peluang yang ada di dunia digital. Contoh saat ini masyarakat yang maju karena dunia digital adalah konten kreator tiktok, konten kreator youtube, live show di berbagai macam platform, jual beli online dengan e-commerce seperti tokopedia dan shopee. Penyedia jasa partner gojek, grab dan maxim. Software house, konsultan IT, dan berbagai macam bidang lainnya sangat terpengaruh dengan kemajuan teknologi.

    Di tahun 2024 ini ada berbagai macam rintangan global yang terjadi menjadi penghambat kemajuan teknologi.
    1. Tech Winter, semua perusahaan sudah melakukan development yang berat untuk teknologi dan lebih ke maintenance. Ini dapat mengurangi jumlah pekerjaan programmer dan IT Professional
    2. Konflik Global, perang terjadi di timur tengah dan eropa timur.
    3. AI, AI yang memiliki fungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia dapat menggantikan pekerjaan professional dengan mengintegrasikan AI ke suatu sistem.

    Untuk memperbaiki situasi tersebut kita harus dapat melihat di berbagai sisi.
    dikutip dari chatgpt.com Indonesia dapat melakukan ini untuk menjadi lebih baik kedepannya.
    Tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia dalam perjalanan menuju status negara maju meliputi beberapa hal yang kompleks dan memerlukan solusi jangka panjang:

    1. Ketimpangan Ekonomi dan Sosial: Salah satu tantangan utama adalah mengurangi ketimpangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta antara kelompok penduduk. Hal ini melibatkan distribusi yang lebih adil dari manfaat pertumbuhan ekonomi dan akses yang merata terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
    2. Infrastruktur yang Memadai: Meskipun banyak proyek infrastruktur sedang dan telah dilaksanakan di Indonesia, masih ada kebutuhan besar untuk membangun jaringan transportasi, energi, dan telekomunikasi yang modern dan efisien. Infrastruktur yang baik penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
    3. Pendidikan Berkualitas: Meningkatkan kualitas pendidikan adalah kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan berdaya saing. Masih ada tantangan dalam mengatasi kesenjangan dalam akses pendidikan dan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.
    4. Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan: Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, tetapi tantangan besar adalah memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk deforestasi, polusi air, dan perubahan iklim.
    5. Governance dan Korupsi: Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel adalah kunci untuk memastikan pengelolaan sumber daya yang baik, investasi yang berkelanjutan, dan layanan publik yang memadai.
    6. Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Kesehatan: Tantangan kesehatan masyarakat, seperti akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan kesehatan ibu dan anak yang baik, masih menjadi isu penting yang perlu diatasi.
    7. Perubahan Demografi: Perubahan demografi, termasuk pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat, menciptakan tekanan tambahan terhadap infrastruktur, layanan sosial, dan pasar tenaga kerja.

    Mengatasi tantangan-tantangan ini memerlukan komitmen jangka panjang dari pemerintah, kerjasama antara sektor swasta dan publik, serta partisipasi aktif dari masyarakat sipil dan komunitas internasional. Dengan solusi yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai tujuan menjadi negara maju dalam beberapa dekade mendatang.

    Indonesia masih memiliki peluang karena memiliki berbagai macam kelebihan, saya kutip dari chatgpt.com

    Tentu saja, ada harapan besar bagi Indonesia untuk menjadi negara maju di masa depan. Berbagai faktor mendukung pandangan ini, meskipun tantangan yang perlu diatasi juga cukup signifikan. Beberapa faktor yang mendukung harapan Indonesia untuk menjadi negara maju meliputi:

    1. Pertumbuhan Ekonomi yang Pesat: Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar di dunia dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Potensi pertumbuhan ini didukung oleh sumber daya alam yang kaya, populasi yang besar, dan sektor industri yang berkembang.
    2. Demografi yang Menguntungkan: Dengan populasi lebih dari 270 juta orang, Indonesia memiliki potensi untuk menghasilkan tenaga kerja yang besar dan berdaya saing, serta pasar domestik yang besar bagi produk dan layanan.
    3. Komitmen terhadap Pembangunan Infrastruktur: Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur di seluruh negeri, yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, konektivitas regional, dan mobilitas penduduk.
    4. Keanekaragaman Sumber Daya: Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk sumber daya mineral, energi terbarukan, dan biodiversitas yang merupakan aset penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
    5. Inovasi dan Teknologi: Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, serta inovasi di berbagai sektor ekonomi. Perkembangan ini mendukung transformasi digital dan pertumbuhan industri kreatif.

    Namun demikian, ada tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai status negara maju, seperti ketimpangan ekonomi, kesenjangan sosial, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta perbaikan dalam pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

    Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah, kerja sama antara sektor swasta dan publik, serta partisipasi aktif dari masyarakat sipil, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus maju dan meningkatkan kualitas hidup semua warganya menuju status negara maju di masa depan.

  • Snapdragon Elite X Prosesor Komputer Pesaing Apple M2

    Menurut keterangan youtuber Jon Rettinger, processor Snapdragon Elite X adalah pesaing prosesor Apple M2 Chip yang sama sama berbasis ARM. Kelebihan dari prosesor Snapdragon Elite X adalah pemakaian baterai yang efektif dan tahan lama dan juga sudah menggunakan GPU yang mendukung AI proses AI di CPU internal. Menurut Microsoft mereka akan mengembangkan Windows untuk support prosesor ARM dalam waktu dekat. Menurut saya akan lebih menarik jika ada laptop dibundling dengan Android OS. Ini adalah kesempatan bagi Google untuk membuat Android OS dipakai di laptop. Pengembang aplikasi android juga akan senang untuk mendevelop aplikasi-aplikasi kebutuhan kantor dan server jika Android OS sudah masuk ke ranah PC. Untuk saat ini bagi yang ingin menikmati Snapdragon Elite X bisa menggunakan OS Linux / Windows versi ARM.

  • Menghadapi Perubahan Era Digital

    Dikutip dari Vuca Prime, ada hal menarik bagaimana kita dapat bereaksi terhadap perubahan dengan memberi perhatian pada beberapa hal berikut

    1. Bereaksi pada perubahan & bergerak dengan
      respons proaktif pada perubahan.
    2. Alihkan fokus dari prediktabilitas & kontrol pada
      kapasitas untuk berubah secara dinamis.
    3. Menentukan prinsip dan bergeser dari hierarki & kendali pada
      kepemimpinan yang diyakini.
    4. Memahami hal-hal penting & melihat bagaimana
      interdependensi bisa mempengaruhi kehidupan pribadi.

    Lalu bagaimana solusi perbaharuan VUCA?

    1. Volatility direspon Vision
      Perjelas purpose (maksud dan tujuan) dan pastikan kembali agar berjalan lancar, fokus pada (outcomes) hasil yang diinginkan dan rencanakan secara strategis atau tetapkan niat menghadapi perubahan
    2. Uncertainty direspon Understanding
      Tanya dan dengarkan pada diri dengan rumus 5W + 1 H (What, Who, When, Where, Why, and How or How much), sebagai bahan pertimbangan teori keputusan Anda dan melakukan diskusi.
    3. Complexity direspon Clarity
      Terlibat dengan orang lain untuk membuat pandangan/pemahaman apa yang mungkin terjadi dengan menggunakan berbagai sudut pandang untuk membingkai cerita yang mungkin terjadi.
    4. Ambiguity direspon Agilty
      Secara cepat membuat purwarupa kemungkinan solusi (possible solution), penelitian (research & experiment), refeksikan perenungan (reflect), sintesa (synthesize), iterasi, dan pengulangan, selain melakukan perencanaan dan mengalir sesuai alur

    Salam sehat

  • Bekerja Dari Rumah di Saat Pandemi Corona (Covid-19)

    Halo semuanya, saya berharap kalian baik-baik saja dan tidak terjangkit virus covid-19 atau penyakit lainnya. Saya sangat khawatir dengan situasi seperti ini sejak Februari 2020. Februari 2020 adalah saat pertama virus Covid-19 masuk ke Indonesia. Saya bekerja di perusahaan startup asal Singapura dan saya harus tetap sosial distancing di wilayah kantor. Dan saya mengambil cuti awal untuk mulai bekerja di rumah.

    Satu minggu kemudian Covid-19 semakin menjadi dan menular dengan sangat cepat. Hari ini beberapa ribu orang telah tertular virus Covid-19. Sampai sekarang saya sudah bekerja dari rumah sekitar satu bulan. Saya merasakan baik-baik saja untuk bekerja di rumah, tantangannya hanya bekerja sama lebih baik dengan teman kantor yang berjauhan. Kita sering bekerja menggunakan aplikasi meeting online yang disediakan perusahaan, dan itu cukup baik untuk bekerja di saat seperti ini. Dan saya juga bersyukur sebagai website developer saya dapat bekerja di rumah.

    Saya berharap semua orang akan terjauh dari virus Covid-19 dan Indonesia dapat keluar dari situasi pandemi ini.

    Untuk meeting online dan kolaborasi bekerja online saya menyarankan untuk bisa menggunakan Whatsapp, Slack, juga Google meet.

  • Bekerja Dari Rumah di Saat Pandemi Corona (Covid-19)

    Halo semuanya, saya berharap kalian baik-baik saja dan tidak terjangkit virus covid-19 atau penyakit lainnya. Saya sangat khawatir dengan situasi seperti ini sejak Februari 2020. Februari 2020 adalah saat pertama virus Covid-19 masuk ke Indonesia. Saya bekerja di perusahaan startup asal Singapura dan saya harus tetap sosial distancing di wilayah kantor. Dan saya mengambil cuti awal untuk mulai bekerja di rumah.

    Satu minggu kemudian Covid-19 semakin menjadi dan menular dengan sangat cepat. Hari ini beberapa ribu orang telah tertular virus Covid-19. Sampai sekarang saya sudah bekerja dari rumah sekitar satu bulan. Saya merasakan baik-baik saja untuk bekerja di rumah, tantangannya hanya bekerja sama lebih baik dengan teman kantor yang berjauhan. Kita sering bekerja menggunakan aplikasi meeting online yang disediakan perusahaan, dan itu cukup baik untuk bekerja di saat seperti ini. Dan saya juga bersyukur sebagai website developer saya dapat bekerja di rumah.

    Saya berharap semua orang akan terjauh dari virus Covid-19 dan Indonesia dapat keluar dari situasi pandemi ini.

    Untuk meeting online dan kolaborasi bekerja online saya menyarankan untuk bisa menggunakan Whatsapp, Slack, juga Google meet.